Oleh Lodovikus Darman Dua hari mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPK St. Aloisius Lengko Ajang, Kelurahan Golo Wangkung, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur, memberikan gambaran langsung tentang transformasi paradigmatik dalam sistem evaluasi pendidikan Indonesia. Berbeda dengan Ujian Nasional yang fokus pada pencapaian akademik individual, ANBK hadir sebagai instrumen diagnosis yang lebih komprehensif untuk memetakan mutu pendidikan secara holistik. Pengalaman langsung ini memunculkan refleksi mendalam tentang substansi pentingnya program ini sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang memerlukan perhatian konstruktif. ANBK, dalam konteks filosofis, merupakan manifestasi dari pergeseran paradigma pendidikan Indonesia dari yang sarat dengan pendekatan positivistik menuju paradigma yang lebih humanistik dan konstruktivistik. Perubahan ini bukan sekadar pergantian instrumen evaluasi, melainkan cerminan dari transformasi cara pandang...
Komentar